Via Detik
Wisatawan berwisata di halaman Museum Fatahillah K

6 Spot Di Kota Tua Jakarta Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Posted on
No ratings yet.
Via Detik
Wisatawan berwisata di halaman Museum Fatahillah K

Nyaris setiap kota di Indonesia memiliki tempat bersejarah. Beberapa diantaranya masih menggunakan bangunan lama. Salah satu tempat tersebut ada di Jakarta, namanya: Kota Tua.

Di Kota Tua, ada bangunan lama peninggalan zaman Belanda yang hingga saat ini masih terjaga dengan baik.

Kota Tua berlokasi di Jalan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Nah, saat berkunjung kesana, ada beberapa titik yang jangan sampai terlewatkan untuk dikunjungi.

Apa saja?

1. Museum Fatahillah

Tentunya destinasi utama dari wisata kota tua Jakarta adalah Museum Fatahillah. Dapat dikatan bahwa Museum Fatahillah merupakan ikon utama dari wisata kota tua Jakarta karena banyak sekali orang-orang yang berfoto di halamannya. Apalagi museum ini merupakan saksi bisu perjuangan masyarakat Indonesia dalam menncapai kemerdekaan.

Museum ini dulunya merupakan gedung balai kota yang juga sekaligus sebagai ruang pengandilan. Bahkan ada juga penjara bawah tanah. Karena itulah masih banyak barang-barang peninggalan dari zaman Belanda yang terdapat di dalam Museum Fatahillah.

Dulunya museum Fatahillah lebih terkenal disebut dengan Museum Batavia pada zaman penjajahan VOC. Jangan sampai melewatkan kunjungan ke salah satu wisata kota tua Jakarta paling ikonik ini.

2.Museum Bahari

Selanjutnya, kamu bisa menyinggahi Museum Bahari sebagai salah satu destinasi wisata kota tua Jakarta. Memang kebanyakan wisata kota tua Jakarta ini adalah wisata museum.

Museum bahari ini terletak di sebarang pelabuhan sunda kelapa. Bagi kamu yang merupakan penyuka hal-hal yang berkaitan dengan laut, maka tempat ini akan sangat bagus untuk dikunjungi.

Di salah satu wisata kota tua Jakarta ini, kamu bisa melihat berbagai macam perahu tradisional yang digunakan pada zaman penjajahan VOC.

Bahkan kamu juga bisa melihat berbagai koleksi biota laut hingga persebaran ikan yang ada di lautan Indonesia. Pada zaman dahulu tempat ini merupakan tempat penyimpanan hasil bumi.

3.Pelabuhan Sunda Kelapa

Wisata kota tua Jakarta berikutnya adalah pelabuhan sunda kelapa. Pada zmaan dahulu, pelabuhan sunda kelapa digunakan sebagai tempat persinggahan kapal asing, namun beralih fungsi menjadi pelabuhan untuk kegiatan berdagang. Pelabuhan ini memiliki peran sangat penting dalam menguhubungkan Indonesia dengan negara-negara lain.

Disini, kamu bisa melihat kegiatan dari kapal pinishi yang merupakan kapal angkuatn perdagangan di Indonesia. Walaupun kegiatan di pelabuhan ini mungkin tidak seramai pada zaman dahulu, namun berkunjung ke wisata kota tua Jakarta akan terasa kurang bila belum ke pelabuhan sunda kelapa ini.

4.Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia adalah gedung yang memiliki gaya khas kolonial Belanda yang akan sangat sayang untuk dilewatkan bila berkunjung ke wisata kota tua Jakarta. museum yang sudah berdiri sejak tahun 1828 ini merupakan peninggalan dari De Javasche Bank.

Museum Bank Indonesia merupakan tempat dimana kamu bisa melihat berbagai informasi tentang perkembangan dunia perbankan Indonesia bahkan sebelum Belanda dan Jepang datang. Kamu bisa berkeliling melihat hal-hal bersejarah dan berfoto di Museum Bank Indonesia ini.

5.Jembatan Kota Intan

Wisata kota tua Jakarta selanjutnya adalah Jembatan Kota Intan. Jembatan yang dibangun pada tahun 1628 ini merupakan jembatan tertua di Indonesia dan merupakan banguna yang dibangun pada masa pemerintahan VOC.

Jembatan Kota Intan merupakan jembatan gantung yang berganti nama sesuai dengan lokasi jemabatan itu berada pada masa setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Disini kamu bisa berfoto dengan latar belakang jembatan yang bernuansa zaman dulu.

6.Museum Wayang

Museum wayang di wisata kota tua Jakarta satu ini tidak hanya menyediakan wayang dari Indonesia saja, namun juga wayang-wayang dari negara lain seperti Thailand, Tiongkok, Kamboja, serta Suriname. Kamu juga bisa menyaksikan gelaran wayang tiap bulannya di tempat ini. Museum wayang yang telah dibangun sejak tahun 1640 ini wajib kamu kunjungi untuk menambah pemahaman tentang dunia perwayangan, seni budaya asli Indonesia.

Masih seputar museum, wisata kota tua Jakarta selanjutnya adalah museum seni rupa dan keramik. Sama dengan museum wayang, di museum seni rupa dan keramik ini kamu tidak hanya menemukam karya-karya dari Indonesia saja, namun juga bisa menemukan berbagai karya dari luar negeri seperti dari Asia serta Eropa.

Terhitung ada sekitar 350 lukisan dan 1350 jenis keramik bisa kamu lihat di museum ini. Bahkan, kamu bisa menemukan jenis keramik yang sudah sangat tua, berasal dari zaman kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Selain itu, kamu juga bisa berkunjung ke toko souvenir untuk membeli berbagai macam cendera mata yang menarik.

Nilai kualitas kontent

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *